Memori yang Akan Tetap Tersimpan Dalam Ingatan Anak-Anak

 

Seiring anak bertumbuh dan berkembang, anak-anak akan mendapatkan banyak pengalaman dan mulai mengerti banyak hal. Dalam masa pertumbuhannya, akan ada beberapa memori-memori kejadian atau kebiasaan yang tersimpan dalam ingatannya. Beberapa diantaranya, yaitu:

  • Momen saat Anda membuat anak merasa nyaman atau sebaliknya
    Memori yang akan tersimpan dalam ingatan anak-anak yaitu bagaimana momen disaat orang tua mereka membuat mereka merasa nyaman dan tenang, mengingat bagaimana orang tua yang selalu mendukung dan membantu mereka dalam segala kondisi
    Namun memori anak juga akan mengingat bagaimana rasanya ketika orang tua sedang memarahi mereka dan membuat mereka ketakutan, bagaimana rasa mencekam yang dirasakan sehingga terkadang akan membuat mereka down dan takut. Memarahi anak merupakan hal yang wajar, namun kita tetap harus memperhatikan bagaimana cara kita memarahi anak, agar jangan sampai menjatuhkan anak dan membuat anak menjadi down atau trauma.
  • Saat Anda memberikan mereka perhatian penuh atau sebaliknya
    Memori anak-anak juga akan mengingat bagaimana anda memberikannya rasa kasih sayang yang membuat mereka nyaman, selalu ada untuk mereka, menemani mereka bermain dan mendengarkan cerita mereka.
    Atau mungkin sang anak juga akan memiliki ingatan dimana dirinya merasa kesepian karena tidak ada yang menemani karena orang tuanya sibuk bekerja. Sesibuk apapun anda, luangkanlah minimal 10 menit Bersama dengan anak anda agar dirinya pun tidak merasa kesepian
  • Kata-kata kasar atau caci maki yang Anda lontarkan
    Hal yang buruk akan lebih mudah ditiru ketimbang hal yang baik. Ketika anda melontarkan kata-katayang kurang baik atau kata-kata yang kasar, anak anda akan lebih berpotensi untuk terbiasa mengucapkan hal tersebut di lingkungannya karena anak lebih bersifat mencontoh dan anak akan ada pikiran “kalau orang tua saya boleh, kenapa saya tidak”. Maka dari itu kita harus menjaga kata-kata yang keluar dari mulut kita, agar kita selalu menjadi contoh yang baik untuk anak kita.
  • Tradisi keluarga
    Tradisi keluarga yang kita selalu lakukan secara turun menurun, kebiasaan dalam suatu keluarga, dan hal-hal yang memang biasa dilakukan dan sering dilakukan yang telah menjadi kebiasaan, akan diingat anak untuk juga dilakukan pada keluarganya kelak. Hal ini akan menjadi kebiasaan sang anak dan akan terekam dalam memori nya. Misalnya: merayakan Chinese New Year setiap tahunnya dengan menggunakan pakaian berwarna merah.
  • Cara berinteraksi dengan pasangan
    Anak-anak akan merekam memori “kasih sayang” dengan mengenal apa yang di maksud dengan kasih sayang pasangan dari kedua orang tuanya. Ketika orang tuanya memberikan contoh yang baik, dan harmonis, anak-anak akan merasa nyaman dan mungkin akan berpotensi untuk melakukan hal serupa ketika mereka sudah besar nanti. Dan dengan keluarga yang harmonis, anak-anak akan merasakan kenyamanan dan tumbuh dengan baik.
    Jangan pernah melakukan pertengkaran di depan anak-anak karena akan mempengaruhi memori mereka dalam menilai “kasih sayang”. Dan juga akan mempengaruhi tumbuh kembang mereka nantinya.
Related Content: