Apa itu Authoritative Parenting Style?

 

Banyak orang yang sering salah mengartikan Authoritative Parenting Style sebagai Authoritarian Parenting Style karena keduanya memiliki nama yang hampir sama, namun nyatanya terdapat perbedaan dalam kedua gaya parenting ini.

Authoritative parenting style merupakan gaya pengasuhan yang demokratis. Orang tua mengharapkan anak-anaknya untuk memiliki standar sikap tertentu. Dalam authoritative parenting style, orang tua memberikan kebebasan untuk anak-anaknya namun tetap dalam batasan tertentu. Ketika anak-anak melakukan kesalahan yang melewati batas tertentu, orang tua akan tetap memberikan hukuman tertentu kepada anak. Mungkin hukuman yang diberikan akan lebih ringan dibandingkan dengan gaya pengasuhan otoriter.

Biasanya authoritative parenting style ini sudah lebih open-minded karena tidak terpaku untuk harus selalu mendengarkan dan mematuhi semua perintah orang yang lebih tua karena pengalaman dan usia yang lebih banyak, namun tetap mendengarkan dan memberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan anak yang notabenenya memiliki usia lebih muda. Dalam hal ini, orang tua tidak selalu meng-iya kan keinginan sang anak karena memperhitungkan segala sesuatunya dengan baik terlebih dahulu, sehingga untuk mengambil keputusan harus ada diskusi dan komunikasi terlebih dahulu antara orang tua dan anak.

Kelebihan

  • Anak belajar untuk dapat melihat baik atau buruknya suatu hal dan memikirkan dampak yang ada ketika akan mengambil suatu keputusan
  • Komunikasi dua arah, sehingga anak dan orang tua bisa sama-sama menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan suatu masalah atau mengambil keputusan
  • Anak-anak belajar untuk dapat mengutarakan dan menyuarakan pendapatnya

Kekurangan

  • Anak tidak dapat sepenuhnya mengambil keputusan, masih terdapat ketergantungan pada orang tua
  • Anak memiliki kemungkinan untuk membangkang pada orang tua
Related Content: