Gadget untuk Anak: Haruskah Dilarang?

 

Melihat anak anak menggunakan gadget tentunya sudah merupakan hal yang biasa, kan? Di era globalisasi yang super canggih sekarang ini, gadget sudah bisa dijangkau oleh berbagai kalangan usia dan kalangan ekonomi. Bahkan kita banyak sekali melihat anak-anak yang masih duduk di atas stroller bayi sudah menggunakan gadget. Canggih bukan? Sepertinya ketika kita di usia mereka, kita masih belum mengenal teknologi dan gadget.

Ya, tidak bisa dipungkiri jika gadget menjadi makanan sehari-hari mereka, menjadi pengguna teknologi atau gadget di usia mereka yang sangat dini. Semua hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, seperti faktor lingkungan dan juga memang ada pengaruh perubahan jaman. Jadi, apakah penggunaan gadget harus dilarang?

Mengingat mereka hidup di jaman yang serba teknologi, maka mereka harus bisa mengenal dan melek terhadap perkembangan teknologi yang ada. Jadi kita tidak perlu melarang mereka menggunakan gadget, namun perlu melakukan hal-hal berikut:

  • Mengenalkan gadget kepada anak sebagai media belajar bukan bermain
    Gadget jaman sekarang memiliki berbagai aplikasi yang dapat diunduh secara gratis dan bisa digunakan untuk menyokong proses aktivitas belajar anak-anak sehingga mereka akan memiliki pengalaman belajar secara visual yang menyenangkan.
  • Disiplinkan waktu penggunaan gadget
    Waktu dalam menggunakan gadget harus dibatasi di saat-saat tertentu agar anak tidak kecanduan bermain gadget. Dan ketika kita sudah mengatur waktu penggunaan gadget, kita harus disiplin menerapkannya agar anak juga bisa belajar menjadi pribadi yang disiplin. Misalnya kita harus menerapkan bahwa sang anak harus menyelesaikan PR-nya terlebih dahulu dengan baik dan benar baru memberikan main gadget, dan durasi penggunaan gadget juga perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kesehatan sang anak.
  • Mendampingi anak saat menggunakan gadget
    Internet mempunyai akses yang luas dan anak-anak memiliki rasa penasaran yang tinggi. Ada baiknya ketika gadget dalam genggaman sang anak, orang tua mengaktifkan Kids Mode agar gadget tersebut aman dalam genggamaan anak tersebut, sehingga membatasi akses sang anak. Kemudian sebagai orang tua juga ada baiknya kita mendampingi sang anak dalam menggunakan gadget. Selain untuk mengawasi sang anak, juga dapat membentuk proses bonding orang tua dengan anak agar interaksi kita tidak berkurang karena adanya gadget.
  • Melakukan aktivitas non-gadget yang menyenangkan
    Melakukan aktivitas di luar gadget yang menyenangkan juga dapat membantu anak agar tidak kecanduan dengan gadget, membentuk pola pikirnya bahwa bukan hanya gadget yang menyenangkan, namun banyak aktivitas diluar sana yang juga menyenangkan.

Penggunaan gadget untuk anak-anak tentunya memiliki sisi positif dan negatif. Dan segala sesuatu yang berlebihan pasti akan berdampak tidak baik. Jadi pastikan penggunaan gadget dilakukan secara bijaksana agar anak tetap dapat merasakan perkembangan teknologi dan juga merasakan kehidupan nyatanya di luar gadget.

Related Content: